Menu

Senin, 27 Mei 2013

Warga Yunani tolak pembangunan masjid di Athena



Anggota partai ekstrem kanan Barisan Nasional di Yunani kemarin berunjuk rasa menolak rencana pemerintah membangun masjid di Ibu Kota Athena.

Pemerintah Yunani telah menganggarkan dana sebesar Rp 12.7 miliar untuk membangun masjid itu. Dana itu sudah dikurangi lantaran krisis ekonomi yang melanda Yunani. Krisis juga telah menyebabkan pembangunan masjid itu ditunda. Rencananya pembangunan masjid itu akan dimulai tahun depan, seperti dilansir stasiun televisi Aljazeera, Senin (27/5).

Puluhan pengunjuk rasa itu mengibar-ngibarkan bendera Yunani dalam demonstrasi yang juga diikuti perempuan berpakaian biarawati itu. Mereka berteriak-teriak anti Islam, "Kami tidak ingin syariah. Kami ingin Yunani dan Ortodoksi. Katakan tidak pada masjid. Sumbangkan uang untuk sekolah."

Emmanouil Konstas, sekretaris jenderal Barisan Nasional mengatakan rencana pembangunan masjid itu tak bisa diterima dan pemerintah harus lebih mengalokasikan dana untuk mengatasi krisis.

"Pemerintah seharusnya tidak memenuhi kebutuhan para imigran ilegal saja. Mereka harusnya sudah dideportasi karena masuk secara ilegal. Selama masa krisis ini jangan menghabiskan uang untuk membangun masjid," kata Konstas.

Athena menjadi satu-satunya negara Uni Eropa yang belum memiliki masjid atau pemakaman muslim di Ibu Kota negara.

"Mereka bisa saja membangun masjid itu tapi kami akan merobohkannya," kata warga setempat bernama Chrysoula, 49.

Satu-satunya masjid di Yunani ada di perbatasan sebelah utara deat Turki di Kota Thrace. Di sana tinggal sekitar 100 ribu muslim.

Selama belum memiliki masjid umat muslim di Athena terpaksa bersalat di lantai dasar gedung-gedung atau ruang olah raga.



sumber:http://www.merdeka.com/

0 Komentar di Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda
http://tusoh.blogspot.com/

0 komentar: